Selamat Datang

Alhamdulillah, blog ini masih dapat dimanfaatkan untuk melengkapi kekurangan fasilitas website http://syaifuddin-mr.com/
Blog ini digunakan untuk memperpanjang pertemuan kuliah yang dibatasi tempat dan waktu. Semoga bermanfaat.

Syaifuddin

20 Agustus 2019

PAI di Perguruan Tinggi

Selama ini saudara/i sudah belajar dan mengkaji materi PAI mulai Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas. Kali ini suadara/i juga masih dihadapkan dengan materi Agama Islam. Melihat kenyataan yang semacam ini, bagaimana pendapat saudara/i tentang urgensi materi ini, bagaimana seharusnya kajian yang saudara harapkan serta seperti apa gambaran perkuliahan yang saudara/i anggap ideal.
Dalam kaitan itulah, saya harapkan saudara/i mengemukakan pendapat, saran, bahkan jawaban terhadap masalah ini. Selamat berdiskusi.

15 komentar:

  1. cantumkan identitas sebelum isi komentar, contoh format:

    kelas, nama, nim
    isi komentar.

    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kelas Wr. Supratman C-2.4,Tata Cahyani Ningtyas, 151910113047.
      Menurut saya, materi PAI memang penting diajarkan di berbagai jenjang pendidikan. Namun, menurut saya bila dalam jenjang perkuliahan, matkul PAI hanya diperlukan 1 sks saja. Apabila dirasa kurang, setiap mahasiswa dapat menggali matkul tersebut melalui berbagai kegiatan kerohanian kampus, seperti mengikuti UKM atau mengikuti kegiatan ceramah dll. Sehingga para siswa pun juga bisa menggali materi PAI dan bersosialisasi lebih banyak lagi.

      Hapus
    2. Kelas W.R. Supratman B-2.3, Sani Eka Wiranti, 101911133212
      Saya ingin menanggapi pendapat dari Tata Cahyani Ningtyas. Menurut saya perkuliahan agama islam penting untuk dipelajari di perguruan tinggi negeri. Namun, jika 1 sks dan melanjutkannya di bidang non akademik seperti UKM dan kerohanian kampus saya rasa hal itu kurang berdampak kepada mahasiswa karena tidak semua mahasiswa berminat dan mempunyai inisiatif tersendiri ke arah tersebut. Sedangkan dengan perkuliahan, maka jadwal belajar agama akan lebih terstruktur. Untuk UKM dan kegiatan kerohanian, dapat digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran dan pendalaman agama selain dalam perkuliahan/ bidang akademik.

      Hapus
    3. Kelas wr. Supratman C-2.4, Tata Cahyani Ningtyas, 151910113047.
      Saya ingin menanggapi pendapat dari Sani Eka Wiranti. Menurut saya, dengan adanya materi PAI 1 sks itu sudah cukup untuk pembelajaran, sehingga 1 sks lain bisa digunakan untuk matkul pelajaran jurusan sehingga lebih fokus lagi. Lalu, untuk menunjang pembelajaran tersebut, seperti yanh saya bilang kalo setiap mahasiswa bisa mengikuti ukm atau kegiatan lainnya sebab pastinya mereka juga sudah memiliki pikiran yang dewasa mana yang dibutuhkan dan tidak sehingga hal tersebutpun lebih efisien, mereka tetap bisa mendapatkan matkul PAI, mereka bisa mencari ilmu kerohanian di berbagai kegiatan dan organisasi di UNAIR yang bisa melatih mereka lebih aktif,mereka pun juga bisa lebih bersosialisasi dengan yang lain tidak hanya duduk dikelas saja, dan matkul. Jurusan juga akan lebih banyak waktu untuk dipelajari lebih lanjut.

      Terimakasih

      Hapus
    4. Kelas W.R Supratman C-2,3, RAFI' ABIYYU MUKTI, 101911133205

      Menurut pendapat saya, saya sangat mendukung dengan adanya Mata kuliah PAI di perguruan tinggi, karena bagaimanapun juga pengetahuan agama harus ada pada setiap jenjang pendidikan, hal ini juga bisa menjadi tameng untuk mahasiswa itu sendiri dalam melawan hal hal negatif yang akan mereka hadapi di dunia perkuliahan, selain itu diharapkan dengan adanya mata kuliah ini, akan mencetak mahasiswa dan juga mahasiswi yang religius dan juga berakhlak baik sesuai yang diajarkan didalam agama islam itu sendiri, kemudian alasan terakhir yaitu dengan adanya Mata Kuliah ini,bisa menjadi sarana untuk menanamkan rasa nasionalisme dan patriotisme di kalangan mahasiswa, sehingga dapat meminimalisir kasus kasus terorisme.

      Sekian, Terimakasih

      Hapus
    5. Kelas W.R. Supratman B-2.3, Shafa Ainunnissa Suratno, 101911133115.
      menurut saya PAI masih sangat dibutuhkan di perkuliahan. untuk pedoman menjalankan kehidupan yang lebih bebas dibandingkan saat SMA. untuk mengarahkan ke jalan yang benar dan bisa membedakan mana yang baik dan buruk. jadi menurut saya PAI masih sangat dibutuhkan di perkuliahan, dan bisa ditambah mengikuti UKM kerohanian islam untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang islam lebuh luas.

      Hapus
  2. Kelas W.R.Supratman C-2.4, Nyimas Faizah Hayah, 151910113041.
    Menurut saya materi PAI masih diperlukan di jenjang perkuliahan. karena pola pikir kita tentu sudah berbeda dengan pola pikir kita pada saat jenjang SD-SMA. Dalam jenjang perkuliahan kita sudah bisa berpikir kritis, berdiskusi, memaknai segala sesuatu dengan lebih baik. Jelas berbeda dengan pola pikir kita terdahulu, kita hanya bisa menerima dan menghafal. Jadi menurut saya materi PAI tetaplah diperlukan dalam jenjang perguruan tinggi.

    BalasHapus
  3. Muhammad Thoriq ArafatMinggu, 25 Agustus, 2019

    WR. Supratman C-2,4, Muhammad Thoriq Arafat, 141911233092
    Menurut Saya mater PAI sangat perlu untuk diajarkan di perguruan tinggi. tetapi materi yang diajarkan berbeda seperti mengajarkan etika etika yag seharusnya dilakukan oleh mahasiswa. juga dikarenakan semua ilmu yabg ada didunia ini tidak boleh dipisahkan oleh agama. maka dari itu percuma jika hanya ada ilmu dunia tanpa adanya ilmu agama. menurut saya pribadi materi PAI harus tetap diajarkan di perguruan tinggi.

    BalasHapus
  4. Dhena Celia Haryadi PutriMinggu, 25 Agustus, 2019

    WR. Supratman C-2,4, Dhena Celia Haryadi Puteri, 141911233095
    Menurut saya materi PAI sangat perlu untuk diajarkan di perguruan tinggi. Semakin dewasa pola pikir kita semakin kritis sehingga perlu dibimbing dengan baik dan benar agar menjadi pribadi yang berakhlak dan beretika. Tidak semua mahasiswa ingin mengikuti ukm kerohanian sehingga perlu diajarkan materi PAI di perguruan tinggi dengan jadwal yang sudah terjadwal. Ilmu agama menjadi dasar ilmu di dunia ini oleh karena itu saya mendukung bahwa materi PAI harus tetap diajarkan pada perguruan tinggi.
    Terimakasih

    BalasHapus
  5. Kelas W.R Supratman C-2,3, Zhafirra Ayu Nirmalaputri, 101911133203
    Menurut pendapat saya, saya sangat mendukung adanya matkul PAI di perkuliahan. Karena PAI bukan hanya bertujuan untuk mendapatkan nilai dalam perkuliahan, namun juga digunakan untuk memperdalam wawasan pengetahuan dan meluruskan semua mengenai ajaran agama islam. Selain itu juga dapat membimbing mahasiswa agar tidak pernah melupakan Allah SWT, dan makin bertambah keimanannya. Karena menurut saya juga diperkuliahan sangatlah bebas dalam menentukan jalan masing-masing, sehingga diperlukan agama untuk menjadi pembatas sekaligus pedoman dalam menentukan setiap langkah.
    Sekian, Terimakasih

    BalasHapus
  6. Kelas W.R. Supratman B-2.3, Neha Nabila Balqis, 101911133214
    Materi PAI sangat dibutuhkan untuk diajarkan diperguruan tinggi negeri. Menanggapi krisis moral yang telah melanda negeri ini, menurut saya pelajaran PAI yang diajarkan semenjakk seorang manusia duduk di bangku TK hingga SMA tidak lah cukup, atas dasar itulah saya sangat yakin bila PAI sangat dibutuhkan. Selain itu adanya perbedaan materi yang diajarkan, perbedaan pola fikir serta perbedaan dalam sistem mengajar turut menjadi faktor yang penting. Masa-masa kuliah juga merupakan masa dimana seorang manusia sedang mencari jati diri, oleh karenanya dibutuhkan pula pijakan yang kuat, nah saya harap pada materi PAI inilah dapat membimbing rekan-rekan mahasiswa semua agar menemukan jati dirinya masing-masing dan tetap berada pada jalan yang benar, jalan yang diridhai Allah SWT

    Sekian, Terimakasih

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Kelas Wr Supratman C-2.4 , Rezita Nurul Magfiroh 151910113042. Sebagai kelompok kontra, menurut saya kuliah PAI tidak perlu diadakan hingga 2 sks. Bukanya tidak penting, waktu matkul ini bisa digunakan untuk kegiatan lain karena fakta kesibukan mahasiswa. Lebih efektif jika matkul ini dilaksanakan online saja tidak perlu tatap muka. Karena materi yang diajarkan sudah kita pelajari sejak sd. Apabila mahasiswa merasa kurang akan ilmu kerohanian, ia bisa mendapatkan dari mana saja contohnya pengajian dan lain lain.

    BalasHapus
  9. Kelas wr.supratman C-2.4, Muhammad Abdul Aziz, 151910113038, saya setuju dengan pendapat Rezita nurul magfiroh bahwa matkul agama memang diperlukan dalam perkuliahan namun kurasa tidak perlu diadakan hingga 2 sks karena memang sebelumnya saat di sd,smp, sampai sma agama sudah di ajarkan, terlebih lagi materi agama diajarkan terus berulang ulang dan pastinya mereka sudah mengerti tentang materi agama dan dalam kuliah ini kurasa kita hanya perlu mengulang materi yang pastinya sebelumnya sudah kita dapati sehingga kurasa PAI cukup jika di buat 1 sks, harapan saya dalam perkuliahan ini matkul PAI diajarkan dengan metode belajar yang berbeda dengan pembelajaran sebelumnya dan pastinya lebih efektif lagi sehingga mampu atau bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam bidang akhlak

    BalasHapus
  10. Kelas WR. Supratman C-24, Rizka Nur Alfi Syahrani AS 151910113039
    Menurut saya materi PAI sangat dibutuhkan di Perguruan Tinggi karena agama adalah salah satu pondasi bagi kita semua. Maka berada didalam dunia perkuliahan sebaiknya mahasiswa memiliki prinsip yang berlandaskan agamanya. Agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak sesuai dengan ajaran islam atau bahkan melanggar aturan islam.
    Maka dengan adanya matkul PAI di perkuliahan tidak sepatutnya dianggap sebagai sebuah beban karena dari tk pun sudah ada pelajaran agama namun ditingkat perkuliahan tentunya materi yang diberikan dan diskusikan jauh berbeda dengan yang kita temui sebelummya.

    BalasHapus